Jumat, 30 November 2012

Tara Zagita:Serial Dewi Ular - Misteri Anak Selir




Misteri Anak Selir
oleh Tara Zagita
Serial: Dewi Ular
Gambar Sampul oleh Fan Sardy
Penerbit Sinar Matahari, Jakarta

Sinopsis:

Gadis cantik yang mengaku bernama Conza itu memiliki daya pikat luar biasa. Gairah kemesraannya pun sangat istimewa. Di balik keistimewaan itu terdapat selubung misteri yang mencekam jiwa kaum pria.

Puncak ke lima adalah puncak tertinggi yang berarti puncak kematian bagi pasangan kencannya. Anehnya, kesaktian Dewi Ular tak berhasil melacak gelombang gaibnya Conza.

Sampai akhirnya tanpa disengaja Kumala Dewi telah membangunkan Dewa Bumi dari kedalaman tanah yang dipinjaknya. Kemunculan si Dewa Bumi ternyata membawa kabar yang mencemaskan. Conza ternyata adalah anak selir Dewa Kegelapan. Konon, dewa perusak yang menjadi musuh utama para penghuni kahyangan itu memiliki delapan selir. Setiap selir memiliki satu keturunan. Tingkat kesaktian anak-anak selir itu pun berbeda-beda, Dewa Bumi berpendapat, Kumala Dewi belum tentu bisa kalahkan si anak selir kedelapan Dewa Kegelapan itu.

Namun sebelum Dewi Ular meminta bantuan pihak Kahyangan, ternyata kekasihnya sendiri sudah terjerat dalam pelukan si anak selir itu.

Link download (djvu)

Apa itu Cius Miapa?

Apa itu Cius Miapa?
Cius Miapa? Kata ini adalah kata populer terbaru yang sekarang banyak di ucapkan ditelevisi dan didalam pergaulan anak muda sekarang ini.

Sudahkah anda tahu apa arti kata Cius Miapa? dan beberapa kata lain seperti Cungguh, Binun, Akooh, Cemungudh, terus ada lagi
Gudnyus, Masya, Enelan, Lahasia, Macapah, Amaca, Kiyim, Ca oong cih, Maacih, Macama dan masih banyak lagi yang akhir-akhir ini banyak beredar di timeline facebook dan juga update tweet di twitter.

Mendengar kata-kata diatas, Terus apa sebenarnya maksud dari cius Miapa?, lalu dari mana datangnya? kenepa tiba-tiba bisa jadi populer?

Sebetulnnya itu bahasa anak remaja atau ABG, awalnya sih dari kata-kata yang ditulis di SMS supaya terkesan keren dan manja.

Beberapa kata yang termasuk dalam kategori alay 2 ini adalah.

Kirim menjadi kiyim
Ah masa menjadi amaca
Terima kasih menjadi maacih
Masa bohong sih menjadi ca oong cih
Maka dari kebiasaan itu "arti ciyus miapa" adalah
Serius menjadi ciyus
Demi apa menjadi miapa
maka lahirlah kata ciyus miapah
Penggunaan kata gaul seperti ini sebenarnya masih bisa digunakan asal tahu dimana dan dalam keadaan apa. Artinya harus sesuai dengan situasi dan kondisi.

Kata seperti ini masih bisa wajar bila digunakan pada nk yang masih ABG itu pun harus sesama teman, seumuran dan terbatas hanya dalam pergaulan.

Tidak lucu juga kalau ada berita penting menggunakan kata-kata ini misalnya. ada berita orang meninggal terus bilang seperti ini "orang tua si A meninggal" terus temannya jawab "Cius... Miapa?" kan gak lucu, bukan terkesan turut berkabung, malah terkesan mengolok olok.

Penggunaan kata cius juga diperhatikan bahwa kata ini hanya boleh digunakan pada anak seumuran, karena kalau digunakan pada orang yang lebih tua, aka bisa lain urusannya. bukan lucu kesannya, malah digampar nanti jadinya.

Satu hal yang terpenting adalah kata ini harus digunakan sesuai dengan keadaan dan jangan menjadi kebiasaan. Misalkan dibuku pelajaran sekolah, berbicara dengan yang lebih tua dll. Karena perjuangan membentuk bahasa Indonesia yang baik dan benar itu sulit. Jangan sampai bahasa pergaulan merusak bahasa Indonesia dan merusak tata kesopanan yang telah ada.

Berikut kata lain yang berhubungan dengan Cius, miapa?

Ciyus: Serius?
Miapah: Demi Apa?
Cungguh: Sungguh?
Binun: Bingung
Akooh: Aku
Cemungudh: Semangat
Gudnyus: Good News
Enelan: Beneran?
Lahasia: Rahasia
Macapah: Sama Siapa?
Amaca: Ah Masak?
Kiyim: Kirim
Ca oong cih: Masak Bohong Sih?
Maacih: Makasih
Macama: Macama
Masya: Masak?

lihat selengkapnya dalam kamus istilah gaul.

*) alay dua adalah kat aalay generasi kedua
*) alay satu seperti harus bilang Wow, kamseupay dll.

Kamis, 29 November 2012

Tara Zagita:Serial Dewi Ular - Manusia Meteor


Manusia Meteor
oleh Tara Zagita
Serial: Dewi Ular
Gambar Sampul oleh Fan Sardy
Penerbit Sinar Matahari, Jakarta
Sinopsis:

Sebuah benda langit jatuh ke bumi. Rency melihat dengan mata kepala sendiri, meteor yang jatuh ke kebun anggreknya itu telah berubah menjadi pemuda tampan, gagah, atetis, dan mempunyai daya pikat tinggi. Rency tak mampu menghindari gairahnya, sehingga ia pasrah dalam cumbuan si Manusia Meteor itu.
Ternyata bukan hanya Rency yang menjadi korban asmara Manusia Meteor, melainkan beberapa gadis lainnya, termasuk Moonru. Dan kemesraan Moonru atau Rency sendiri membawa korban yang mengerikan. Siapa pun lelaki yang kencan dengan mereka, akan mati terbakar dan menjadi arang.
Dewi Ular segera mengamankan gadis-gadis itu dalam satu kamar khusus. Gadis-gadis tak bersalah itu dikarantina, dan si Manusia Meteor itu pun diburunya. Namun, ketika Dewi Ular menghadapi Manusia Meteor, ternyata ia nyaris kehilangan rohnya sebagai anak bidadari. Kesaktiannya, belum bisa unggul melawan kesaktian Manusia Meteor.
Siapa manusia aneh itu sebenarnya?
Mengapa ia sebegitu saktinya, sehingga membuat Dewi Ular nyaris jatuh dalam pelukan mesranya?

Link download (djvu)

Pendekar Mabuk - Kemunculan Iblis Merah

Author: Anonym
Judul: Pendekar Mabuk - Kemunculan Iblis Merah
112 hal
Ebook by:Novo
Sinopsis:
"Dari mana para ninja itu sebenarnya?" tanya Pendekar Mabuk
"Dari pulau Sahkora, tempat pegunungan Sojiyama berada," jawab Camar Sembilu.
"Mereka datang dengan kapal milik kerajaan.... dan mencari Pedang Galih Petir.
Mereka mendengar kabar, pedang tersebut ada ditangan Perawan Sinting.

Namamu juga disebut-sebut oleh mereka, Suto.
Tugas para ninja adalah membunuhmu agar bisa melumpuhkan Perawan Sinting dan membawa pulang Pedang Galih Petir....!"

Link download (djvu)

Rabu, 28 November 2012

Pendekar Mabuk - Duel Asmara


Author: Anonymus
Judul: Pendekar Mabuk - Duel Asmara
112 hal
Ebook by: Novo

Sinopsis:
"Kau telah merusak asmaraku, Bidadari busuk!
Kita jadikan pertarungan ini sebagai pertarungan Asmara, biar jelas siapa yang berhak membawa pergi Pendekar Mabuk!"


"Aku keberatan Delia. Pertarungan ini adalah kelanjutan masa lalu kita. Bukan karena Asmara!"
"Terserah apa katamu! Tapi kau memang sudah waktunya kukirim ke neraka!" Delia semakin menggeram penuh dendam.

Link download (djvu)

Dewa Arak - Pendekar Tangan Baja

Author : Aji Saka

Judul : Serial Dewa Arak, 009. Pendekar Tangan Baja
Penerbit : Cintamedia
Tebal buku : 128 halaman
Ebook : syauqy_arr (scan, convert to pdf, Fujidenkikagawa (edit teks)

Sinopsis:

“Sungguh berani kau menentang pasukan kerajaan, Anak Muda!” tegas Rupangga.
“Aku hanya tidak bisa mclihat kekejaman berlangsung di depan mataku, Punggawa!” sahut Pendekar Tangan Baja tenang.
“Kuperingatkan padamu, jika kau tetap menentang kami, kau akan terus diburu pasukan kerajaan!”

Dan memang. Pendekar Tangan Baja akhirnya diburu pasukan Kerajaan Kamujang! Dewa Arak pun ikut terlibat. Arya menyelidiki keanehan sikap Prabu Jayalaksana, yang mendadak berubah menjadi lalim!

Dewa Arak bersama Pendekar Tangan Baja bahu-membahu mencoba menyingkap rahasia ini! Tetapi mengapa mereka berdua malah berselisih? Apakah yang sebenarnya dicari Pendekar Tangan Baja?!

link download (pdf)

Selasa, 27 November 2012

Dewa Arak - Rahasia syair Leluhur

Author : Aji Saka
Judul : Serial Dewa Arak, 037. Rahasia Syair Leluhur
Penerbit : Cinta Media
Tebal buku : 128 halaman
Ebook : syauqy_arr (scan, convert to PDF, DjVu), Fujidenkikagawa (edit teks)
Sinopsis:
“Benarkah Iblis Mayat Hidup berada di sini?” desis Adipati Subali dengan suara bergetar. Sagala dan Rara Kunti pun terkejut mendengar nama datuk sesat itu!
Bendera di hadapan mereka memang tanda kehadiran Iblis Mayat Hidup. Berarti ancaman besar tengah menghadang mereka. Rombongan Adipati Subali yang sedang berusaha menyelamatkan pusaka leluhurnya terpaksa ia berhadapan dengan datuk-datuk sesat yang ingin merebut syair leluhurnya. Padahal rahasia syair itu sendiri sangat sukar dipecahkan

Apakah yang tersembunyi di balik syair leluhur itu? Mengapa hanya datuk-datuk sesat yang mengetahuinya? Lalu siapa yang akan mendapatkan kulit binatang berisi syair itu? Apakah Dewa Arak?

Link download (pdf)