Sabtu, 20 Oktober 2012

Tentang mandi wajib (Junub)

Kali ini Blog anak Indonesia ingin berbagi informasi tentang mandi wajib dan tata caranya. Informasi ini termasuk hal yang mendasar yang wajib untuk diketahui oleh seorang muslim.

Meskipun blog ini bernama blog anak Indonesia, maka meskipun pembacanya masih anak-anak, tentunya mereka juga harus tahu, bahwa mandi wajib itu penting untuk orang yang memiliki hadats besar, agar mereka kembali suci dan mereka juga bisa tahu bagaimana cara melakukan mandi wajib itu.

Apa itu mandi wajib 

Mandi wajib itu ialah mandi yang diwajibkan oleh agama Islam atas orang-orang mukallaf1 dari kalangan pria maupun wanita untuk membersihkan diri dari hadats besar2. 

menurut aturan Syari’at Islamiyah, mandi junub itu dinamakan mandi wajib dengan mengalirkan air ke seluruh bagian tubuh3. Mandi junub ini adalah termasuk dari perkara syarat sahnya shalat kita, sehingga bila kita tidak mengerjakannya dengan cara yang benar maka mandi junub kita itu tidak dianggap sah sehingga kita masih belum lepas dari hadats besar. Akibatnya shalat kita dianggap tidak sah bila kita menunaikannya dalam keadaan belum bersih dari hadats besar dan kecil. Sedangkan mandi junub yang benar itu ialah mandi junub yang dilakukan dengan mengamalkan cara-cara mandi junub yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam.

Beberapa keadaan yang diwajibkan untuk mandi junub :

Ada beberapa keadaan yang menyebabkan dia dianggap dalam keadaan berhadats besar sehingga diwajibkan dia untuk melepaskan diri darinya dengan mandi junub. Beberapa keadaan itu adalah sebagai berikut :
  1. Keluarnya mani, apakah karena syahwat atau karena sebab yang lainnya. Hal ini sebagaimana dinyatakan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa'ala aalihi wasallam dalam sabda beliau sebagai berikut :
  2. Dari Abi Sa’id Al Khudri dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Hanyalah air itu (yakni mandi) adalah karena air pula (yakni karena keluar air mani”. (HR. Muslim dalam Shahihnya).
    Dalam menerangkan hadits ini Al Imam Abu Zakaria Muhyiddin bin Syaraf An Nawawi menyatakan: “Dan Maknanya ialah: Tidak wajib mandi dengan air, kecuali bila telah keluarnya air yang kental, yaitu mani4”.
  3. Berhubungan suami istri(adab bersetubuh dalam islam). baik keluar mani atau tidak keluar mani. Hal ini sebagaimana yang dinyatakan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam dalam sabdanya sebagai berikut :
  4. Dari Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Apabila seorang pria telah menindih diantara empat bagian tubuh perempuan (yakni berhubungan seks) kemudian dia bersungguh-sungguh padanya (yakni memasukkan kemaluannya pada kemaluan perempuan itu), maka sungguh dia telah wajib mandi karenanya”. (HR. Bukhari dalam Shahihnya)
  5. Berhentinya haid dan nifas (Masalah ini akan dibahas insya Allah dalam menu Muslimah).
  6. Mati dalam keadaan Muslim, maka yang hidup wajib memandikannya. (Masalah ini akan dibahas insya Allah dalam topik pembahasan “Cara Memandikan Jenazah”).

Cara menunaikan mandi wajib :

Niat Mandi Wajib Karena menunaikan mandi junub itu adalah termasuk ibadah kepada Allah Ta’ala, maka disamping harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah semata, juga harus pula dilaksanakan dengan cara dituntunkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam. Dalam hal ini terdapat beberapa riwayat yang memberitakan beberapa cara mandi junub tersebut. Riwayat-riwayat itu adalah sebagai berikut:
  1. Dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam telah bersabda : Barangsiapa yang meninggalkan bagian tubuh yang harus dialiri air dalam mandi janabat walaupun satu rambut tidak dibasuh dengan air mandi itu, maka akan diperlakukan kepadanya demikian dan demikian dari api neraka”. (HR. Abu Dawud dalam Sunannya hadits ke 249 dan Ibnu Majah dalam Sunannya hadits ke 599. Dan Ibnu Hajar Al Asqalani menshahihkan hadits ini dalam Talkhishul Habir jilid 1 halaman 249)
  2. Dengan demikian kita harus meratakan air ketika mandi janabat ke seluruh tubuh dengan penuh kehati-hatian sehingga dilakukan penyiraman air ketubuh kita itu berkalai-kali dan rata.
  3. Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha beliau menyatakan: Kebiasaannya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam apabila mandi junub, beliau memulai dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian beliau berwudhu’ seperti wudhu’ beliau untuk shalat, kemudian beliau memasukkan jari-jemari beliau kedalam air, sehingga beliau menyilang-nyilang dengan jari-jemari itu rambut beliau, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh tubuh beliau”. (HR. Al-Bukhari dalam Shahihnya hadits nomer 248 (Fathul Bari) dan Muslim dalam Shahihnya hadits ke 316. Dalam riwayat Muslim ada tambahan lafadz berbunyi demikian : “Kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh tubuhnya, kemudian mencuci kedua telapak kakinya”).
  4. Jadi dalam mandi junubnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam, beliau memasukkan air ke sela-sela rambut beliau dengan jari-jemari beliau. Ini adalah untuk memastikan ratanya air mandi junub itu sampai ke kulit yang ada di balik rambut yang tumbuh di atasnya. Sehingga air mandi junub itu benar-benar mengalir ke seluruh kulit tubuh.
  5. Maimunah Ummul Mu’minin menceritakan: Aku dekatkan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam air mandi beliau untuk janabat. Maka beliau mencuci kedua telapak tangan beliau dua kali atau tiga kali, kemudian beliau memasukkan kedua tangan beliau ke dalam bejana air itu, kemudian beliau mengambil air dari padanya dengan kedua telapak tangan itu untuk kemaluannya dan beliau mencucinya dengan telapak tangan kiri beliau, kemudian setelah itu beliau memukulkan telapak tangan beliau yang kiri itu ke lantai dan menggosoknya dengan lantai itu dengan sekeras-kerasnya. Kemudian setelah itu beliau berwudhu’ dengan cara wudhu’ yang dilakukan untuk shalat. Setelah itu beliau menuangkan air ke atas kepalanya tiga kali tuangan dengan sepenuh telapak tangannya. Kemudian beliau membasuh seluruh bagian tubuhnya. Kemudian beliau bergeser dari tempatnya sehingga beliau mencuci kedua telapak kakinya, kemudian aku bawakan kepada beliau kain handuk, namun beliau menolaknya”. (HR. Muslim dalam Shahihnya hadits ke 317 dari Ibnu Abbas).
  6. Dari hadits ini, menunjukkan bahwa setelah membasuh kedua telapak tangan sebagai permulaan amalan mandi junub, maka membasuh kemaluan sampai bersih dengan telapak tangan sebelah kiri dan setelah itu telapak tangan kiri itu digosokkan ke lantai dan baru mulai berwudhu’. Juga dalam riwayat ini ditunjukkan bahwa setelah mandi junub itu, sunnahnya tidak mengeringkan badan dengan kain handuk.
  7. Dari Maimun (istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam), beliau memberitakan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam ketika mandi janabat, beliau mencuci kemaluannya dengan tangannya, kemudian tangannya itu digosokkan ke tembok, kemudian setelah itu beliau mencuci tangannya itu, kemudian beliau berwudhu’ seperti cara wudhu’ beliau untuk shalat. Maka ketika beliau telah selesai dari mandinya, beliau membasuh kedua telapak kakinya”. (HR. Bukhari dalam Shahihnya, hadits ke 260).
  8. Dari hadits ini, menunjukkan bahwa menggosokkan telapak tangan kiri setelah mencuci kemaluan dengannya, bisa juga menggosokkannya ke tembok dan tidak harus ke lantai. Juga dalam hadits ini diterangkan bahwa setelah menggosokkan tangan ke tembok itu, tangan tersebut dicuci, baru kemudian berwudhu’.

Penutup dan Kesimpulan

Dari berbagai riwayat tersebut di atas kita dapat simpulkan, bahwa cara mandi junub itu adalah sebagai berikut :
  1. Mandi junub harus diniatkan ikhlas semata karena Allah Ta’ala dalam rangka menta’atiNya dan beribadah kepadaNya semata.
  2. Dalam mandi junub, harus dipastikan bahwa air telah mengenai seluruh tubuh sampaipun kulit yang ada di balik rambut yang tumbuh di manapun di seluruh tubuh kita. Karena itu siraman air itu harus pula dibantu dingan jari-jemari tangan yang mengantarkan air itu ke bagian tubuh yang paling tersembunyi sekalipun.
  3. Mandi junub dimulai dengan membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan, masing-masing tiga kali dan cara membasuhnya dengan mengguyur kedua telapak tangan itu dengan air yang diambil dengan gayung. Dan bukannya dengan mencelupkan kedua telapak tangan itu ke bak air.
  4. Setelah itu mengambil air dengan telapak tangan untuk mencuci kemaluan dengan telapak tangan kiri sehingga bersih.
  5. Kemudian telapak tangan kiri itu digosokkan ke lantai atau ke tembok sebanyak tiga kali. Dan setelah itu dibasuh dengan air.
  6. Setelah itu berwudhu’ sebagaimana cara berwudhu’ untuk shalat.
  7. Kemudian mengguyurkan air dari kepala ke seluruh tubuh dan menyilang-nyilangkan air dengan jari-jemari ke sela-sela rambut kepala dan rambut jenggot dan kumis serta rambut mana saja di tubuh kita sehingga air itu rata mengenai seluruh tubuh.
  8. Kemudian bila diyakini bahwa air telah mengenai seluruh tubuh, maka mandi itu diakhiri dengan membasuh kedua telapak kaki sampai mata kaki.
  9. Disunnahkan untuk tidak mengeringkan badan dengan kain handuk atau kain apa saja untuk mengeringkan badan itu.
  10. Disunnahkan untuk melaksanakan mandi junub itu dengan tertib seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam.
Demikianlah cara mandi wajib/junub yang benar sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam dan juga telah dicontohkan oleh beliau. Semoga dengan kita menunaikan ilmu ini, amalan ibadah shalat kita akan diterima oleh Allah Ta’aala karena kita telah suci dari junub atau hadats besar. Amin Ya Mujibas sa’ilin.

keterangan*)
  1. Tentang pengertian orang yang mukallaf, artinya orang yang telah baligh dari sisi usianya dan telah mumayyiz dari sisi kemampuan berfikirnya. Mumayyiz itu sendiri artinya ialah kemampuan membedakan mana yang bermanfaat baginya dan mana pula yang bermudarat.
  2. Tentang pengertian hadatas besar, telah diterangkan dalam artikel “Apa & Bagaimana Thaharah ?”
  3. Ar Raudhatun Nadiyah, Al Allamah Shiddiq Hasan Khan, hal. 35.
  4. Al Majmu’ Syarah Muhadzdzab, Abu Zakaria Muhyiddin bin Syaraf An Nawawi, jilid 2 hal. 153, Darul Fikr Beirut Libanon, cet. Th. 1417 H / 1996 M.
sumber http://www.alghuroba.org/junub.php dengan pengubahan seperlunya.

Semoga dengan mengetahui cara mandi wajib seperti diatas dapat menambah ketaqwaan dan keimanan menjelang bulan puasa ini.

Sudahkan anda mendownload jadwal puasa dan mengetahui pahala-pahala shalat tarawih silakan baca artikel ini.

Tips dan Trik Jitu nembak cewek


Tips Jitu nembak cewek. Pernahkah anda bermasalah saat hendak nembak cewek? Mungkin anda pernah bingung bagaimana memperoleh hati wanita pujaan anda bingung.

Berbagai cara sudah dicoba belum berhasil, mungkin ada yang salah. Coba peljari cara yang saya twarkan berikut ini. mudah-mudahan dengan ini anda mendapatkan impian anda.


Tapi jika anda sudah tahu cara merayu cewek mungkin tidak masalah lagi. Buat yang belum tahu silakan dibaca dulu kemudian jika anda ingin menembaknya maka tips cara jitu menembak cewek ini sangat tepat.

Tips Jitu nembak cewek
  1. Kalo cara tradisionalnya yaitu si cowok memberikan cincin sambil berlutut di depan cewek. Hehehe tapi ini cara basi banget udahan.
  2. Jika si cewek suka jadi pusat perhatian, adakanlah pesta kejutan dengan semua teman-temannya dan kalau perlu keluarganya. Lalu anda tembak dia disana deh. Tapi jika ditolak resiko anda tanggung sendiri.
  3. Jika si cewek suka hal yg romantis, bawalah setangkai bunga mawar dan lakukanlah penembakan di tempat favoritnya.
  4. Jika cewek tipe yang suka atau hobi olahraga, lakukanlah penembakan di atas gunung saat kemah, camping atau lagi daki gunung gitu deh.
  5. Jika dia suka basket atau pertandingan olahraga, berikanlah kejutan dengan melamarnya di stadion tempat berlangsungnya pertandingan di depan orang banyak di stadion tersebut. Hahahaha kalo ditolak ga tanggung gue.
  6. Hari Valentine juga merupakan kesempatan yg bagus, (bentar lagi kan palentine) di hari spesial ini jika dia memberikan mawar atau cokelat maka ini akan menjadi kejutan besar
  7. Jika anda cowok pemalu dan ga berani ngomong langsung sama dia, bikin aja video trus ajak nonton bareng sama si cewek itu.
  8. Jika anda tau dia suka dengerin radio tiap hari, cari tau aja stasiun radio yg dia suka puter, terus bikin kejutan dengan nembak dia di radio. Dengan sms on air di radio dan tembak dia. Tapi kalo anda berani langsung aja anda telepon dia dan langsung aja anda tembak.
Jika anda sudah tahu silakan dipraktekkan, tapi ingat jangan nembak cewek teman nanti kalau ketahuan bisa panjang urusannya. setelah cewek tersebut anda miliki coba saja ramal ia cocok apa tidak jika orang itu menjadi pasangan hidup anda.

Baca disini tentang langkah langkah nembak cewek yang perlu kamu persiapkan.

    Cara Menghadapi Calon Mertua (Camer)

    Cara Menghadapi Calon Mertua (Camer)Buat yang berhasil mendapat pacar dan siap untuk menikah, ada baiknya membaca tips ini, tips bagaimana menghadapi camer atau calon mertua. penting gak penting tips ini tetap dibutuhkan untuk menjadi menantu yang baik dimata mertua. langsung kita mulai.

    Kembali lagi dengan Blog anak indonesia yang cinta damai, santun dan cakep :) kali ini kita membahas cara menghadapi calon mertua.

    Tips menghadapi calon mertua
    1. Cobalah mengenal calon mertua anda, mulailah dengan hal yang ringan misalnya nama lengkapnya siapa, pekerjaan calon mertua anda apa dan beberapa sifat yang menonjol yang dimiliki oleh calon mertua anda apa.

    2. Usahakan untuk berpenampilan yang jangan terlalu berlebihan dan jangan terlalu awut awutan, kalau anda berpenampilan megah… anda akan dikira orang kaya, dikira anak orang kaya dan punya uang banyak. padahal……. (ehm....) kalau anda berpenampilan yang awut awutan anda akan terkesan sebagai seorang calon menantu yang bakalan gak bisa memberi nafkah anaknya. ya udah, langsung ditolak di tempat mungkin.

    3. Cara berbicara anda jangan sombong, rendah hati saja. Usahakan setiap apa yang diomongin oleh calon mertua anda diperhatikan, walaupun tegang tapi jangan sampai terlihat kalau anda ketakutan akan ditolak atau tidak diterima. jangan pula anda sombong merasa akan diterima oleh camer.

    4. Jawablah semua pertanyaan camer dengan tegas dan tidak bertele tele, usahakan untuk selalu tersenyum dan bersikap bersahabat. karena dalam kacamata camer, anda akan terlihat sebagai calon ayah yang bisa membimbing istri dan anak anak

    5. Yang terakhir jangan mengeluarkan kata-kata kasar dan kata-kata kotor yang membuat calon mertua anda kecewa jika memiliki menantu seperti anda.
    Inilah tips sederhana yang bisa anda terapkan bagaimana agar anda diterima oleh calon mertua anda. Buat yang belum punya pacara jangan khawatir anda masihbisa mencari, karena stok wanita cantik masih banyak (memangnya bawang ,....). untukitu saya telah mempersiapkan jurus-jurus jitu agar anda memiliki pacar dan diterima oleh pacar anda. misalnya :
    1. tips jitu menembak cewek
    2. Tips berpacaran yang sesuai etika
    Buat cewek
    1. Tipe-tipe cewek yang disukai cowok
    2. tips menjadi cewek yang romantis dimata cowok
    Trus untuk menjaga hubungan anda agar berjalan dengan baik, maka anda bisa bersms-an dengan kata-kata yang roimantis. gak punya sms romantis, silakan download dulu ratusan sms cinta lengkap.

    Sudah cukup ya sobat tips cintanya mulai dari menghadapi calon mertua sampai cara mencari pacar juga. Berikutnya tunggu saja dari blog anda indonesia ini karena akan ada yang lebih seru. jadi silakan berlangganan aja.

    salam sukses semoga sukses dengan kisah cintanya.

    Tips Berpacaran Sesuai Etika dan Etiket

    Berpacaran sebenarnya adalah proses pertemanan yang terjadi antar 2 jenis kelamin manusia. Yaitu laki-laki dan perempuan Dimana dalam hubungan pertemanan itu harus selalu sesuai dengan etika dan Etiket pertemanan yang baik.

    Berkomunikasi dengan sesama manusia tidak akan terlepas dalam melakukan interaksi dengan lawan jenisnya. Proses interaksi yang lebih lanjut yang diwujudkan dengan berpacaran merupakan hal yang manusiawi dan baik bagi pengembangan aspek kematangan emosional remaja itu sendiri.

    Tidak sulit untuk kita melihat dan menemukan anak-anak muda untuk berpacaran. Tapi apakah benar cara-cara mereka berpacaran itu. Berikut ini saya kutip bagian artikel dari internet tentang pacaran.
    • Hindari Berhubungan fisik lebih jauh. Setelah melalui fase “ketertarikan” maka mulailah pada fase saling mengenal lebih jauh alias berpacaran. Saat ini adalah saat paling tepat untuk mengenal pribadi dari masing-masing pasangan. Sayangnya, tujuan untuk mengenal pribadi lebih dekat, sering disertai aktivitas seksual yang berlebihan. Makna pengenalan pribadi berubah menjadi pelampiasan hawa nafsu dari masing-masing pasangan. Ungkapan kasih sayang tidak seharusnya diwujudkan dalam bentuk aktivitas seksual.

    • Saling memberi perhatian, merancang cita-cita serta membuka diri terhadap kekurangan masing-masing merupakan bagian penting dalam masa berpacaran. Aktivitas fisik seperti saling menyentuh, mengungkapkan perasaan kasih sayang adalah hal tidak terlalu penting, namun sering dianggap sebagai bagian yang indah dari masa berpacaran. Pada batas-batas tertentu hal ini dapat diterima, namun lebih dari aktivitas tersebut, apalagi pada hal-hal yang menjurus pada hubungan seksual tidak dapat diterima oleh norma yang kita anut. Karena justru aktivitas seksual akan mengotori makna dari pacaran itu sendiri.

    • “No Seks” Katakan “tidak”, jika pasangan menghendaki aktivitas berpacaran melebihi batas. Terutama bagi remaja putri permintaan seks sebagai “bukti cinta”, jangan dipenuhi, karena yang paling rugi adalah pihak wanita. Ingat, sekali wanita kehilangan kegadisannya, seumur hidup ia akan menderita, karena norma yang dianut dalam masyarakat kita masih tetap mengagungkan kesucian. Berbeda dengan wanita, keperjakaan pria tidak pernah bisa dibuktikan, sementara dengan pemeriksaan dokter kandungan dapat ditentukan apakah seorang gadis masih utuh selaput daranya atau tidak.

    • Pegang dengan baik ajaran agama. Iman, merupakan rem paling pakem dalam berpacaran. Justru penilaian kepribadian pasangan dapat dinilai saat berpacaran. Mereka yang menuntut hal-hal yang melanggar norma-norma yang dianut, tentunya tidak dapat diharapkan menjadi pasangan yang baik. Seandainya iapun menjadi suami atau istri kelak tentunya keinginan untuk melanggar norma-norma pun selalu ada. Untuk itu, “Say Good Bye” sajalah…! Masih banyak kok pria dan wanita yang mempunyai iman dan moral yang baik yang kelak dapat membantu keluarga bahagia.

    • Kiat Sadar Diri Yang sering terjadi adalah pasangan lepas kendali karena terbuai aktivitas berpacaran. untuk itu beberapa tips agar tidak terbuai:
      • Niatkan bahwa tujuan berpacaran adalah untuk saling mengenal lebih dekat.
      • Hindari tempat yang terlalu sepi atau tempat yang mengandung aktivitas seksual.
      • Hindari makan makanan yang merangsang sebelum/selama pacaran.
      • Hindari bacaan/film porno yang merangsang sebelum/selama pacaran.
      • Jangan dituruti kalau pasangan menuntut aktivitas pacaran yang berlebihan, sambil mengingatkan bahwa hal itu akan mengotori tujuan dari berpacaran.
    Selesai membacanya... ya mudah-mudahan artikel ini bermanfaat untuk anda. Selamat berpacaran dan hati-hati kebablasan. :) buat yang belum punya pacar cari dulu tipe cewek anda seperti apa, kalau sudah ketemu tembak ia dengan kata-kata romantis agar ia menerima anda menjadi pacarnya.

    Inilah Adab Adab Makan yang perlu anda ketahui

    Studiokita.net kali ini membahas bagimana adab-adab makan yang perlu kmu ketahui. Artikel ini masih merupakan lanjutan dari artikel tentang adab adab islam dalam kehidupan sehari-hari.
    Baik karena pembahasan ini cukup panjang, maka sebaiknya kita mulai saja. Informasi ini saya kutip dari situs muslimah.or.id tepatnya pada halaman adab-adab makan tentunya dengan sedikit penambahan.

    1. Memulai makan dengan mengucapkan Bismillah.

    2. Berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Apabila salah seorang diantara kalian hendak makan, maka   ucapkanlah: ‘Bismilah.’ Dan jika ia lupa untuk mengucapkan Bismillah di   awal makan, maka hendaklah ia mengucapkan ‘Bismillahi Awwalahu wa   Aakhirahu (dengan menyebut nama Allah di awal dan diakhirnya).’”  (HR. Daud Dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Ibnu Majah:  3264)
    3. Hendaknya mengakhiri makan dengan pujian kepada Allah.

    4. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa telah selesai makan hendaknya dia berdo’a:   “Alhamdulillaahilladzi ath’amani hadza wa razaqqaniihi min ghairi   haulin minni walaa quwwatin. Niscaya akan diampuni dosanya yang telah   lalu.” (HR. Daud, Hadits Hasan) Inilah lafadznya,   الْحَمْدُ لِلَّهِ  الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا وََرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حوْلٍ مِنِّي وَ لاَ  قُوَّةٍ “Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan  yang telah memberi rizki kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.” Atau bisa pula dengan doa berikut, الْحَمْدُ لِلَّهِ حَنْدًا كثِيراً  طَيِّباً مُبَارَكاً فِيهِ غَيْرَ  (مَكْفِيٍّ وَ لاَ) مُوَدَّعٍ وَ لاَ مُسْتَغْنَيً عَنْهُ رَبَّناَ “Segala puji bagi Allah dengan puja-puji yang banyak dan penuh  berkah, meski bukanlah puja-puji yang memadai dan mencukupi dan meski  tidaklah dibutuhkan oleh Rabb kita.” (HR. Bukhari VI/214 dan  Tirmidzi dengan lafalnya V/507)
    5. Hendaknya makan dengan menggunakan tiga jari tangan kanan.

    6. Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dengan  menggunakan tiga jari.” (HR. Muslim, HR. Daud)
    7. Hendaknya menjilati jari jemarinya sebelum dicuci  tangannya.

    8. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Apabila salah seorang diantara kalian telah selesai makan maka   janganlah ia mengusap tangannya hingga ia menjilatinya atau minta   dijilati (oleh Isterinya, anaknya).” (HR. Bukhari Muslim) e. Apabila ada sesuatu dari makanan kita terjatuh, maka hendaknya  dibersihkan bagian yang kotornya kemudian memakannya. Berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Apabila ada sesuap makanan dari salah seorang diantara kalian   terjatuh, maka hendaklah dia membersihkan bagiannya yang kotor,   kemudian memakannya dan jangan meninggalkannya untuk syaitan.” (HR.  Muslim, Abu Daud)
    9. Hendaknya tidak meniup pada makanan yang masih panas dan   tidak memakannya hingga menjadi lebih dingin, hal ini berlaku pula pada   minuman. Apabila hendak bernafas maka lakukanlah di luar gelas, dan   ketika minum hendaknya menjadikan tiga kali tegukan.

    10. Sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang untuk  menghirup udara di dalam gelas (ketika minum) dan meniup di dalamnya.”  (HR. At Tirmidzi)
    11. Hendaknya menghindarkan diri dari kenyang yang melampaui  batas.

    12. Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari   perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat   menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), maka jika tidak mau,   maka ia dapat memenuhi perutnya dengan sepertiga makanan, sepertiga   minuman dan sepertiga lagi untuk bernafasnya.” (HR. Ahad, Ibnu  Majah)
    13. Makan memulai dengan yang letaknya terdekat kecuali bila  macamnya berbeda maka boleh mengambil yang jauh.

    14. Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai anak muda, sebutkanlah Nama Allah (Bismillah), makanlah   dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa-apa yang dekat denganmu.”  (HR. Bukhari Muslim)
    15. Hendaknya memulai makan dan minuman dalam suatu jamuan   makan dengan mendahulukan (mempersilakan mengambil makanan terlebih   dahulu) orang-orang yang lebih tua umurnya atau yang lebih memiliki   derajat keutamaan.

    16. Ketika makan hendaknya tidak melihat teman yang lain agar  tidak terkesan mengawasi.

    17. Hendaknya tidak melakukan sesuatu yang dalam pandangan  manusia dianggap menjijikkan.

    18. Jika makan bersama orang miskin, maka hendaklah kita  mendahulukan mereka.
    Terima kasih buat anda semua semoga bermanfaat

    Cara Mengetahui Arah Kiblat


    Mengetahui arah Kiblat wajib bagi umat islam untuk menentukan kemana arah kita menyembah Allah. Untuk itu ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui arah kiblat sebenarnya.

    Ada cara sederhana yang bisa anda lakukan untuk menentukan arah kiblat adalah sebagai berikut. cara ini di simpulkan dari berbagai sumber terpercaya yang bisa ada terapkan.

    cara mengetahui arah kiblat:

    • Cara pertama dengan dengan melihat posisi matahri, matahari berada tepat di atas Mekkah atau Ka'bah pada hari ini, 18 Juli 2010. Cahaya matahari yang masuk melalui kusen rumah bisa jadi patokan kiblat
    • Dengan menggunakan Kompas, sebagai panduan. Untuk Jakarta, arah salat digeser 25 derajat dari Barat ke arah Barat Laut.
    • Dengan menggunakan www.qiblalocator.com ,untuk lebih akurat ketahui koordinat tempat kita tinggal
    • Alternatif lain dengan menggunakan bayangan menara. "Menara yang ada lampunya, asumsikan itu sebagai Ka'bah. Bayangannya yang kita jadikan kiblat
    Dengan mengetahui arah kiblat ini diharapkan bisa menentukan kiblat dengan benar dan dapat melaksanakan ibadah sholat dengan khusu'. Tentunya setelah melakukan persiapan dengan benar, terbebas dari hadas besar dan kecil termasuk didalamnya telah memotong kuku tangan dan kaki dan lain sebagainya Amiiin.

    Kamis, 18 Oktober 2012

    Kumpulan Gambar Uang Kuno

    Kumpulan Gambar Uang Kuno
    Uang kono kini menjadi uang yang antik. Selain karena jumlahnya sedikit, desannya yang unik, serta memiliki nilai sejaran, uang kuno ada yang percaya memiliki kekuatan magic. Keuatan magic apa itu , tanya pada "mereka", karena saya juga kurang tahu itu.

    Setelah buka arsip komputer ini, ternyata ada banyak koleksi uang kuno yang pernah saya download dar suatu blog. Supaya tidak mubazir, maka saya menampilkannya kembali dihalaman ini. Untuk anda gratis.

    Kumpulan Gambar Uang Kuno
    Foto ini sebenarnya belum lengkap, jadi Insya Allah akan saya sambung pada posting berikutnya. Sampai jumpa di Kumpulan Gambar Uang Kuno Bagian 2