Kamis, 18 November 2010

Enam Pantangan Haji di Tanah Suci

Enam Pantangan Haji di Tanah Suci
Agar bisa menunaikan ibadah secara baik, ada tips menarik yang perlu diperhatikan. Ada enam hal yang harus diperhatikan para jemaah haji Indonesia ketika berada di tanah suci antara lain :
Pantangan Pertama, jangan mudah percaya pada pengemis yang mengaku kehilangan semua harta benda mereka dan perlu kembali ke Jeddah, Makkah, Madinah atau daerah lainnya. Lebih baik berikan sadaqah Anda melalui badan resmi seperti amil zakat karena mereka lebih mengetahui siapa yang membutuhkan.
Pantangan Kedua, jangan berbicara dalam Bahasa Inggris dan asing di toko-toko Saudi Arabia. Biasakanlah berbicara Bahasa Arab, walau setengah-setengah. Jika Anda berbicara dalam Bahasa Inggris, maka pedagang akan menaikkan hara barang dagang hingga 200 persen.

Pantangan Ketiga, jangan biarkan perempuan berbelanja sendiri tanpa pendamping pria. Sebaiknya belanjalah bersama-sama.

Pantangan Keempat, jangan memotret dalam Masjidil Haram. Anda harus merelakan tas Anda digeledah oleh petugas keamanan mesjid.

Pantangan Kelima, jangan naik taksi, sewa unta atau jasa lainnya, kecuali Anda dan si pemberi jasa sudah sepakat dengan harganya. Intinya, tawar dulu dan jangan langsung terima, dan jangan langsung naik.

Pantangan Enam, jangan menawar jasa pemotretatan dari atas unta secara sembarangan, karena si pelayan akan langsung mengambil gambar Anda dan memaksa Anda membeli fotonya. Anda harus berani bilang, "No Picture". (antara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar